Juita
Angriani mahasiswa
Departemen
Fisika,
Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,
Institut
Pertanan Bogor
Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 Sep 2014-Jan 2015
Department of Family and
Consumer Sciences, College of Human Ecology Bogor Agricultural University IPB
Dosen:
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS
Text Book:
Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam
Pemasaran. Edisi 2 Cetakan 1. Jakarta: PT Ghalia Indonesia
Perilaku konsumen adalah semua
kegiatan , tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut
pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk dan
jasa setelah melakukan hal-hal di atas atau kegiatan mengevalusi. Jenis-Jenis
konsumen terdiri dari konsumen individu dan konsumen organisasi. Konsumen
individu akan membeli barang dan jasa untuk digunakan sendiri, anggota
keluarga, atau mungkin untuk hadiah, sedangkan konsumen organisasi meliputi
organisasi yayasan , bisnis, lembaga sosial, kantor pemerintah, dan lembaga
lainnya , dimana mereka harus membeli produk peralatan atau jas-jasa lainnya
untuk menjalankanseluruh kegiatan organisasinya.
Disiplin perilaku konsumen adalah
salah satu cabang dari ilmu sosial, ia memanfaatkan metode riset yang berasal
dari disiplin psikologi, sosiologi, ekonomi, dan antropologi dalam meneliti
perilaku manusia sebagai konsumen. Riset perilaku konsumen terdiri dari tiga
perspektif: perspektif pengambilan keputusan, perspektif eksperiensial
(pengalaman), perspektif pengaruh perilaku. Ketiga perspektif ini sangat mempengaruhi cara
berfikir dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
konsumen. Perspektif pengambilan keputusan mengasumsikan bahwa konsumen
memiliki masalah dan melakukan proses penngambilan keputusan rasional untuk
memecahkan masalah tersebut. Perspektif eksperiensial (pengalaman) mengemukakan
bahwa konsumen sering kali mengambil keputusan membeli suatu produk tidakselalu
berdasarka proses keputusan rasionaluntuk memecahkan masalah yang mereka
hadapi. Konsumen sering kali membeli suatu produk karena alasan untuk
kegembiraan, fantasi, ataupun emosi yang diingunkan. Perspektif pengaruh
behavioral menyatakan bahwa seorang konsumenmembeli suatu produk sering kali bukan
karenaalasan rasional maupun emosionalyang berasal dari dalam dirinya. Perilaku
konsumen dalam perspektif ini menyaakan bahwa perilaku konsumen sangat
dipengaruhi oleh faktor luar seperti program pemasaran yang dilakukan oleh
produsen, faktor budaya, faktor lingkungan fisik, faktor ekonomi dan
undang-undang, serta pengaruh linkungan yang kuat membuat konsumen melakukan
pembelian.
Konsumen akan melakukan tiga macam
perilaku yang terkait dengan barang, jasa, pengalaman, dan ide yaitu: Bagaimana
ia mendapatkannya? Bagaimana ia mengkonsumsinya? Bagaimana ia menghilangkansisa
konsumsi atau bagian yag tidak dikonsumsinya?
Ada beberapa alasan mengapa
perilaku konsumen dipelajari, pertama adalah kepentingan pemasaran, kedua
adalahkepentingan pendidikan dan perlindungan konsumen, ketiga adalah untuk
perumusan kebijakan masyarakat dan undang-undangperlindungan konsumen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar